Penerapan Kombinasi Teknik Relaksasi Autogenik dan Terapi Musik Klasik Dalam Menurunkan Kecemasan
DOI:
https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i1.1355Kata Kunci:
Terapi relaksasi autogenik, terapi musik klasikAbstrak
Ansietas merupakan keadaan emosi tanpa tau penyebabnya. Kondisi ini dapat menimbulkan seseorang merasa cemas, takut terhadap sesuatu, gelisah, khawatir, mudah lelah, mudah menangis, sulit tidur, dan timbul perasaan tidak nyaman. Penatalaksanaan ansietas dapat dilakukan dengan cara yaitu penerapan kombinasi terapi relaksasi autogenik dan terapi musik klasik dengan tujuan dapat menurunkan tingkat kecemasan. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan demonstrasi. Hasil analisa menunjukan penerapan kombinasi terapi relaksasiautogenik dan terapi musik klasik dapat menurunkan tingkatansietas, dengan membandingkan Pre-Post kuesioner HARS. Dengan hasil dapat menurunkan tingkat ansietas dengan skorHARS 21 yaitu tingkat ansietas sedang menjadi skor 15 tingkatansietas ringan. Penerapan pada penelitian ini menunjukan bahwakombinasi terapi relaksasi autogenik dan terapi musik klasik terapidapat menurunkan tingkat ansietas.
Referensi
Haryanti, A. N., & Larasati, N. (2024). Analisis Kondisi Kesehatan Mental di Indonesia Dan Strategi Penanganannya. 3, 28–40.
Juliawati, D., Ayumi, R. T., Yandri, H., & Alfaiz, A. (2022). Efektivitas relaksasi teknik meditasi untuk membantu siswa mengatasi stres sebelum menghadapi ujian nasional. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling,. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 2(1), 37–45.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Prevalensi Kecemasan dan Depresi di Indonesia.
Livana PH, Sih Ayuwatini, Yulia Ardiyanti, U. S. (2018). Gambaran Kesehatan Jiwa Masyarakat. Jurnal Keperawatan Jiwa, 6(1), 60–63.
Lussy Putri Khadijah. (2023). Efektivitas Terapi Musik Untuk Menurunkan Tingkat Stres Dan Kecemasan. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(3), 91–98. https://doi.org/10.55606/detector.v1i3.2101
Marliyan. (2020). Pengaruh Afirmasi Positif Terhadap Depresi, Ansietas, Dan Stres Warga Binaan Di Rutan Pada Kasus Penyalahgunaan Napza. Jurnal Keperawatan Jiwa Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 4(10), 683–688.
Nento, S. E. (2025). Efektivitas Terapi Relaksasi Autogenik Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(1), 39–44.
Putra Panjaitan, A. (2020). Kekuatan Musik dalam Pendidikan Karakter Manusia. Melintas, 2, 174–194.
Rizal. (2019). Implementasi Teknik Relaksasi Dalam Menurunkan Gejala Relapse Emosi Klien Id Di Desa Lembang Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat. Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos).
Setiawati, N. A., Ramadhita, S. U., Zanwar, A., & Noviandina, N. (2024). Teknik Relaksasi untuk Kecemasan dan Stres Pada Remaja: Kajian Sistemik. Jurnal Psikologi, 1(4), 14. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2581
Tang, H., Chen, L., Wang, Y., Zhang, Y., Yang, N., & Y., & N. (2021). The efficacy of musik therapy to relieve pain, anxiety, and promote sleep quality, in patients with small cell lung cancer receiving platinum-based chemotherapy. Supportive Care in Cancer : Official Journal of the Multinational Association of Supportive Care in Cancer, 9(12), 7299–7306.
Utami, T. Y., & Purnomo, S. (2021). Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Kecemasan dan Nyeri Pasien Diruang Intensive Care Unit (ICU) : Literature Review. Jurnal Keperawatan Duta Medika, 1(1), 22–29. https://doi.org/10.47701/dutamedika.v1i1.1611
Wardany, N. S., Amalia, A. R., Pratiwi, N. A., Elis, N., Lestari, D. G., & Gumilar, R. A. (2025). Penyuluhan Terapi Relaksasi Autogenik Untuk Mengatasi Kecemasan. 1(1), 29–35.
Yulianti, I. (2021). Penerapan Relaksasi Autogenik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Kombinasi Dengan Pendidikan Kesehatan (Penkes) Di Desa Pohkumbang Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen. Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Penurunan Tekanan Darah, 461, 3–4.












_1.png)
