Prevention of Hypertension through Health Education for the Elderly
DOI:
https://doi.org/10.58222/jupengkes.v2i02.1002Kata Kunci:
Hipertensi, Lansia, Pendidikan KesehatanAbstrak
Penyakit hipertensi ialah kondisi dimana adanya tekanan darah tinggi dengan level 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik pada level 90 mmHg atau lebih. Hipertensi dialami oleh masyarakat pada semua usia dan golongan masyarakat yang berada diseluruh dunia, dimana jumlah masyarakat yang mengalami penyakit hipertensi selalu terjadi peningkatan dari tahun ketahun termasuk pada lansia. Lansia merupakan seorang manusia dengan proses keberlanjutan dari proses kehidupan manusia yang ditandai dengan adanya proses menurunya fungsi dari kemampuan tubuh dalam menghadapi perubahan kondisi stres akibat lingkungan yang ada disekitarnya. Proses menua ini salah satu bentuk kemunduran peran dari fungsi anatomi tubuh manusia dimana kondisi ini sebenarnya ialah fenomena secara biologis yang dapat bersifat menyeluruh dengan adanya tanda evolusi dan maturasi organisme yang terus berjalan. Salah satu perubahan terjadi pada system vaskularisasi dimana terjadinya penebalan pada pembuluh darah lansia sehingga memicu terjadinya hipertensi. Hipertensi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya pengetahuan dan pola hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi garam berlebih dari makanan cepat saji yang melebihi batas normal, sehingga kesadaran masyarakat dalam pencegahan hipertensi masih rendah
Referensi
Astuti, E. D., Suryani, E., & Andriyani, A. (2020). Pengaruh Brisk Walking Exercise Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di Klinik Mitra Husada Gunungkidul. Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Lingkungan Hidup, Vol. 5, 112–118.
Depkes. (2018). Hubungan Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Hipertensi Dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2019. Jurnal Ners, 3(2), 97–102.
Karangwuni, D. P. (2022). Hipertensi di Desa Karangwuni. 2(1), 1522–1526.
Suratri, M. A. L. (2020). Pengaruh Hipertensi Terhadap Kejadian Penyakit Jaringan Periodontal (Periodontitis) pada Masyarakat Indonesia (Data Riskesdas 2018). Buletin Penelitian Kesehatan, 48(4), 227–234. https://doi.org/10.22435/bpk.v48i4.3516










_1.png)


